Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

RAPI

Mampu merapikan yang belum rapi akan membuat seseorang bisa naik kelas. Banyak orang yang sebenarnya mampu untuk merapikan sesuatu. Namun karena hanya satu alasan, yaitu "malas" maka gugurlah keinginannya untuk merapikan sesuatu tersebut. Dan gugur pula keinginannya untuk naik kelas. Padahal dalam dirinya sangat ingin sekali untuk naik kelas. Atau jangan-jangan memang udah nggak mau naik kelas? Bicara tentang malas, sebenarnya apa sih malas itu? Dari mana sih rasa malas itu timbul? Siapa yang membuat rasa malas itu terjadi? Silahkan yang mau jawab.🙂 Kembali lagi ke yang tadi, kenapa ya nggak bisa naik kelas? Mungkin mereka sudah nyaman dengan kelas yang sekarang.  Atau mungkin juga sudah putus asa dengan beratnya tantangan yang ditimbulkan untuk bisa naik kelas.  Atau juga mungkin tidak ada seseorang yang bisa menuntunnya untuk bisa naik kelas. Atau........ Belum Pantas

Pentingnya Indera Pengelihatan Saat Ini

Indra pengelihatan saat ini menjadi satu-satunya indra yang bisa menginstal karakter seseorang Teringat kata guru saya "Ibarat komputer otak adalah hardware, pikiran adalah software" Untuk saat ini provokasi yang paling kuat adalah melalui indra pengelihatan. Jadi mau jadi apa pikiran kita itu tergantung dengan apa yang kita lihat.  Melihat begitu banyaknya konten negatif yang beredar sekarang ini sekilas dibenak bertanya, apa masih bisa kita terbebas dari serangan negatif content yang begitu membanjiri dunia jagat raya maya nyata ini?😅 Bisa aja.  Kembali pada diri kita masing masing. Pokok tanamkan aja stigma dalam diri "negatif content block". Dengan begitu core value positif content pun terbentuk. Meskipun sekarang perbandingannya negatif content dengan positif content 80-20, namun jika diri kita udah menanamkan stigma "negatif content block" maka kita akan tetap bisa menemukan konten-konten positif dan kitapun ikut menjadi orang positif. #TetapPositif