Langsung ke konten utama

Ketergantungan Gadget

  Teknologi pada zaman sekarang ini sangat memprihatinkan Dengan adanya perkembangan teknologi seperti yang terjadi saat ini, secara tidak langsung akan membawa kita ke yang namanya ketergantungan gadget.

 Jadi bukan lagi narkoba yang membuat ketergantungan. Tapi gadget pun saat ini sudah menjadi penyakit ketergantungan yang dampaknya jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan narkoba. Tanpa kita sadari, dengan gadget, akan muncul istilah trend, kekinian, zaman now, paling sekarang.

 Semakin lama akan semakin banyak orang yang akan terpengaruhi, dan terlibat kedalamnya, karena keinginannya supaya tetap hidup dan tidak ingin ketinggalan zaman. Dan jika itu terjadi, tanpa kita sadari, apa dampaknya bagi kita jika kita ikut terlibat mengikuti zaman now, perkembangan zaman, khususnya teknologi.

 Perhatikan baik baik, mulai bangun tidur, sampai kita tidur lagi, apakah kita bisa meninggalkan gadget? Tolong perhatikan dengan baik baik ya, kita disini seolah olah tidak bisa hidup tanpa gadget. Hampir disemua aktifitas kita, kita tidak bisa jauh dari gadget, bahkan saat kita tidur pun, gadget harus ada disebelah kita.

 Penting "Sudahkah kita sadari bahwa jika kita melepaskan gadget atau setidaknya mengurangi aktifitas gadget, tidak akan berkurangnya rezeki kita?" Jangan gunakan gadget sampai melampaui batas(sampai 24 jam), setiap hari. "Jangan sampai kita ikut terkena virus ketergantungan gadget".

 Kita punya Allah yang menciptakan alam semesta, yang mana kita perlu beribadah kepadanya. Kita punya keluarga kecil yang sangat menyayangi kita dalam keadaan apapun. Kita punya keluarga besar yang setiap saat siap selalu menyayangi kita, menjaga kita. Kita juga punya kerabat-kerabat dekat yang selalu mendukung kita dalam suka cita. Jangan sampai semua hubungan ini rusak akibat kita mengabaikan hal yang kelihatannya sepele tapi berbahaya ini. Jadi kesimpulannya, "Jangan sampai kita ikut terkena ketergantungan gadget, yang mana ketergantungan tersebut bisa merusak hubungan kita dengan sesama". "Dengan kita bisa menggunakan gadget diwaktu yang tepat, rizki kita tidak akan berkurang sama sekali".

 Masih belum yakin dengan kesimpulan tersebut? Itu sih kesimpulan dari saya, semoga yang lain sepakat dengan saya ;-) .   Jangan sampai kita diperbudak oleh dunia. Dan yang lebih parah lagi jangan sampai kita diperbudak oleh gadget. Seolah olah tanpa gadget kita tidak bisa hidup.
 Semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Bedanya Pernyataan, Mempertanyakan, dan Pertanyaan?

Inilah penjelasannya.. Pernyataan "Aku tak setuju dengan teorimu, karena bla bla bla..” "Menurut aku yang benar adalah seperti ini…” Jika kita menemui orang yang telah memberikan pernyataan, penilaian, pendapat, tanpa ada kalimat tanya, lebih baik tak perlu dijelaskan, karena 90% argumen kita akan dipatahkan dengan alasan atau doktrin yang telah diyakininya. Termasuk saat orang menilai buruk tentang diri kita. Biarkan saja, toh penilaian hakiki itu ada dimata Allah. "Janganlah memberi makan kepada orang yang kekenyangan. Janganlah memberi minum kepada orang yang 'kembung' perutnya.” Mempertanyakan "Mana mungkin bisa seperti itu..?” "Masak sih bisa bisnis tanpa modal..?” Peluang menjawab pertanyaan dengan keraguan seperti ini adalah fifty-fifty . Mungkin mereka memerlukan bukti lebih lanjut. Mungkin mereka merasa "terlalu indah untuk dipercaya”. Dengan penjelasan yang masuk nalar mereka, in syaa Allah mereka akan menerima. Tapi jika ki...

Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Iri di Dalam Dunia Wirausaha

Wajar ketika anda menjadi seorang pengusaha, anda merasa ingin terhubung dan memiliki koneksi dengan pengusaha sukses lainnya. Ini merupakan hal yang sulit. Namun setiap kali beberapa orang berada dalam lingkaran sosial tersebut, mereka dapat menjalankan bisnisnya dengan baik. Sementara, pengusaha yang tidak memiliki koneksi bisa dikatakan ‘kurang’ berhasil. Rasa iri di dalam dunia wirausaha dapat menyebabkan kerusakan hubungan sosial dan kolaborasi potensial. Dan tentunya dapat merusak berbagai hal, karena sering muncul di hati setiap manusia. Anda mungkin pernah menemukan ‘rasa iri’ di salah satu dari peristiwa berikut : 1. Ketika pekerjaan yang dapat orang lain selesaikan dengan baik, sedangkan anda tidak mampu melakukannya. 2. Ketika anda mampu melakukan sesuatu dengan baik, tetapi yang lain tidak mampu. 3. Dan ketika tidak ada yang benar-benar mampu melakukan dengan baik, kecuali satu orang yang memang sangat berbakat. Berikut adalah cara menangani setiap situasi tersebut,...

3 Golongan Karyawan

Ada 3 golongan karyawan yang bisa saya bagi disini agar supaya kita bisa membedakan karyawan kita termasuk golongan yang mana sih? Patut untuk dipertahankan atau nggak sih? Berikit 3 golongan tersebut: 1. Karyawan bekerja untuk mengisi waktu luang      Karyawan yang pada perusahaan tujuannya untuk mengisi waktu luang saja apa bagus untuk dipertahankan? Jelas tidak dong🙂. Kenapa? Karena mereka yang bekerjanya hanya untuk mengisi waktu luang saja bisa dipastikan bahwa kinerjanya diperusahaan nanti akan asal-asalan, karena memang niatnya bekerja hanya untuk menghabiskan waktu saja.        Kebanyakan yang menempati kategori ini adalah mereka anak-anak muda yang baru lulus sekolah dan kondisi keuangannya termasuk golongan mampu. Yang kedua yaitu ibu rumah tangga, yang suaminya termasuk golongan mampu. Dia juga pun nantinya akan asal-asalan dalam bekerja, karena memang tujuan bekerjanya hanya untuk mengisi waktu luang. 2. Karyawan bekerja untuk mencari peng...