Langsung ke konten utama

Pentingnya SOP dalam Dunia Usaha

Setiap bisnis atau usaha tentunya memiliki rangkaian proses pada tiap pekerjaan. Proses pada pekerjaan ini harus dirancang dan dikembangkan dengan baik. Hal ini untuk menghindari kecelakaan atau kerusakan selama pekerjaan itu dilaksanakan. Untuk itu perlu dibuat suatu prosedur tetap yang bersifat standar, sehingga siapa saja, kapan saja dan dimana saja dilakukan langkah-langkahnya tidak berubah. Prosedur ini dirasa perlu apalagi dengan perkembangan perusahaan dan kompleksitas bisnis serta dinamika yang ada. Prosedur yang bersifar standar itu juga sebagai tindakan antisipasi agar sumber daya manusia (karyawan) baik yang baru maupun yang lama dapat menjalani pekerjaan mereka sesuai prosedur.


Prosedur standar seperti yang disebutkan diatas dapat disebut Standard Operating Prosedure atau biasa disingkat SOP. SOP memiliki beberapa pengertian menurut para ahli. Pengertian SOP menurut Istyadi Insani, dalam bukunya yang berjudul Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pedoman pelaksanaan administrasi perkantoran dalam rangka peningkatan pelayanan. Pada buku United States Environmental Protection Agency menyatakan bahwa pada hakekatnya SOP berarti suatu cara untuk menghidari miskomunikasi, konflik dan permasalahan pada pelaksanaan tugas/pekerjaan pada suatu organisasi. Selanjutnya menurut Gareth R. Jones dalam buku Organiszational Theory, menyatakan bahwa SOP merupakan bagian dari peraturan tertulis yang membantu untuk mengontrol perilaku anggota organisasi.


Intinya, SOP mengatur bagaimana proses pekerjaan dilakukan, siapa yang harus mengerjakan, siapa yang bertanggung jawab, siapa yang memberi persetujuan, kapan dilakukan, dokumen apa yang harus disiapkan dan keterangan pendukung lainnya. Pada dasarnya, SOP merupakan sebuah alat manajemen untuk membuat keseragaman pola bisnis, keseragaman pola kerja dan keseragaman kualitas dari sebuah proses atau produk yang akan dibuat atau laksanakan.


SOP sangat dibutuhkan dalam perusahaan sebagai pedoman dalam melakukan suatu proses pekerjaan. Bisa dibayangkan, tanpa pedoman yang baku (SOP) tentunya akan menimbulkan kebingungan di antara karyawan. Permasalahan yang ada dapat saja tidak hanya terjadi satu atau dua kali, namun muncul berulang-ulang. Karyawan maupun pimpinan yang sudah sibuk dengan pekerjaan masing-masing biasanya tidak memiliki cukup waktu untuk mengurusi problem yang terjadi di dalam unit bisnisnya. Padahal, problem yang selalu terjadi berulang-ulang, dapat disebabkan adanya kesalahan dalam prosedur kerja dan hal itu hanya dapat diperbaiki dengan cara mendesain ulang SOP yang sudah ada. Pentingnya SOP membuat perencanaan dan pembuatan SOP yang baik sangat dibutuhkan demi membawa perusahaan ke arah yang lebih baik.


SOP dapat berupa narasi, flowchart yang berisi urutan dan keterangan suatu pekerjaan, maupun gabungan antara narasi dan flowchart.


Penulis: Clara Devinta, ST

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Bedanya Pernyataan, Mempertanyakan, dan Pertanyaan?

Inilah penjelasannya.. Pernyataan "Aku tak setuju dengan teorimu, karena bla bla bla..” "Menurut aku yang benar adalah seperti ini…” Jika kita menemui orang yang telah memberikan pernyataan, penilaian, pendapat, tanpa ada kalimat tanya, lebih baik tak perlu dijelaskan, karena 90% argumen kita akan dipatahkan dengan alasan atau doktrin yang telah diyakininya. Termasuk saat orang menilai buruk tentang diri kita. Biarkan saja, toh penilaian hakiki itu ada dimata Allah. "Janganlah memberi makan kepada orang yang kekenyangan. Janganlah memberi minum kepada orang yang 'kembung' perutnya.” Mempertanyakan "Mana mungkin bisa seperti itu..?” "Masak sih bisa bisnis tanpa modal..?” Peluang menjawab pertanyaan dengan keraguan seperti ini adalah fifty-fifty . Mungkin mereka memerlukan bukti lebih lanjut. Mungkin mereka merasa "terlalu indah untuk dipercaya”. Dengan penjelasan yang masuk nalar mereka, in syaa Allah mereka akan menerima. Tapi jika ki...

Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Iri di Dalam Dunia Wirausaha

Wajar ketika anda menjadi seorang pengusaha, anda merasa ingin terhubung dan memiliki koneksi dengan pengusaha sukses lainnya. Ini merupakan hal yang sulit. Namun setiap kali beberapa orang berada dalam lingkaran sosial tersebut, mereka dapat menjalankan bisnisnya dengan baik. Sementara, pengusaha yang tidak memiliki koneksi bisa dikatakan ‘kurang’ berhasil. Rasa iri di dalam dunia wirausaha dapat menyebabkan kerusakan hubungan sosial dan kolaborasi potensial. Dan tentunya dapat merusak berbagai hal, karena sering muncul di hati setiap manusia. Anda mungkin pernah menemukan ‘rasa iri’ di salah satu dari peristiwa berikut : 1. Ketika pekerjaan yang dapat orang lain selesaikan dengan baik, sedangkan anda tidak mampu melakukannya. 2. Ketika anda mampu melakukan sesuatu dengan baik, tetapi yang lain tidak mampu. 3. Dan ketika tidak ada yang benar-benar mampu melakukan dengan baik, kecuali satu orang yang memang sangat berbakat. Berikut adalah cara menangani setiap situasi tersebut,...

3 Golongan Karyawan

Ada 3 golongan karyawan yang bisa saya bagi disini agar supaya kita bisa membedakan karyawan kita termasuk golongan yang mana sih? Patut untuk dipertahankan atau nggak sih? Berikit 3 golongan tersebut: 1. Karyawan bekerja untuk mengisi waktu luang      Karyawan yang pada perusahaan tujuannya untuk mengisi waktu luang saja apa bagus untuk dipertahankan? Jelas tidak dong🙂. Kenapa? Karena mereka yang bekerjanya hanya untuk mengisi waktu luang saja bisa dipastikan bahwa kinerjanya diperusahaan nanti akan asal-asalan, karena memang niatnya bekerja hanya untuk menghabiskan waktu saja.        Kebanyakan yang menempati kategori ini adalah mereka anak-anak muda yang baru lulus sekolah dan kondisi keuangannya termasuk golongan mampu. Yang kedua yaitu ibu rumah tangga, yang suaminya termasuk golongan mampu. Dia juga pun nantinya akan asal-asalan dalam bekerja, karena memang tujuan bekerjanya hanya untuk mengisi waktu luang. 2. Karyawan bekerja untuk mencari peng...